Pada tanggal 11 Februari 2025, telah dilakukan foging di lingkungan RT 19 RW 05 Desa Widarapayung Wetan sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan vektor penyakit, khususnya nyamuk Aedes aegypti yang merupakan penyebab utama demam berdarah dengue (DBD).
Fogging merupakan tindakan penyemprotan kimia yang bertujuan untuk membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa , sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyebaran DBD di lingkungan tersebut. untuk pencegahan yang efektif Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit ini. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah DBD:
3M Plus: Program ini mencakup tiga langkah utama: Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang. Menguras adalah membersihkan dan menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, toren air, dan drum. Menutup adalah menutup rapat tempat penampungan air dan mengubur barang bekas. Mendaur ulang adalah memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Penggunaan Kawat Anti Nyamuk: Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah untuk mencegah nyamuk masuk.
Penggunaan Larvasida: Menaburkan larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras.
Penggunaan Kelambu: Menggunakan kelambu saat tidur untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Penggunaan Vaksin Dengue: Vaksin dengue dapat diberikan kepada anak-anak dan orang dewasa untuk melindungi mereka dari infeksi virus dengue.
Pemberantasan Sarang Nyamuk: Melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk secara langsung.
Penggunaan Losion Antinyamuk: Menggunakan losion yang mengandung DEET untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.
tindakan pecegahan lebih efektif dari foging karena yang mejadi sasaran foging hanya nyamuk dewasa sedangkan telur, larva, dan jentik nyamuk tidak mati oleh foging.